Operator Bus Wisata – Perusahaan bus yang mengoperasikan bus pariwisata menyatakan siap menjalankan program pemerintah untuk peningkatan keselamatan angkutan bus. Dalam perayaan HUT ke-2, Perkumpulan Transpotasi Wisata Indonesia (PTWI), Ketua Umum PTWI, Yuli Sayuti menegaskan, operator bus pariwisata yang bergabung dalam organisasinya sedang berbenah untuk menuju perusahaan angkutan yang lebih baik. PTWI sendiri beranggotakan 32 perusahaan, sebagian besar anggota berada di wilayah Jabodetabek. Dia menjelaskan, di awal pendiriannya, hanya ada 19 anggota. Dia berharap PTWI yang menjadi bagian dari Organisasi Angkutan Daerah (Organda) ini juga bisa berkembang di berbagai daerah.

Bus Pariwisata

Bus Pariwisata

Bus Pariwisata

Direktur Angkutan Multimoda, Kementerian Perhubungan, Ahmad Yani di tempat yang sama mengungkapkan, pemerintah cukup prihatin dengan kecelakaan, yang belakangan melibatkan angkutan bus. Sebagian besar bus yang terlibat kecelakaan adalah bus pariwisata. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah melalui Direktorat Bina Kesemalatan Ditjen Perhubungan Darat, Kemenhub, membuat standarisasi keselamatan. “(Kecelakaan) ini membuat kita berpikir, apakah kita mau begini terus? Tentunya tidak. Jika sistem manajemen keselamatan itu sudah diterapkan maka bisa keliatan satu per satu titik yang harus diperbaiki,” kata Yani.

Perayaan HUT ke-2 PTWI, kata Yani, menjadi momentum yang baik bagi Kemenhub untuk menjalin komunikasi dengan pengusaha bus yang bergerak di angkutan wisata. Menurut dia, pihaknya ingin merangkul semua pihak dalam upaya memperbaiki transportasi, khususnya Bus Pariwisata, di Indonesia. Sistem manajamen keselamatan yang akan diterapkan pemerintah menjadi mekanisme koreksi bagi perusahaan bus, bukan alat untuk menakut-nakuti. Perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya apapun. Syaratnya hanya satu: harus siap diaudit. Yani menjelaskan, perbaikan bus pariwisata sangat penting, mengingat salah satu program pemerintah adalah meningkatkan kehadiran wisatawan asing ke Indonesia.

Dia menyebut, sedikitnya ditargetkan 20 juta wisatawan asing bisa berkunjung ke Indonesia tahun ini. Kondisi armada bus pariwisata yang baik, lanjut dia, bisa ikut mendukung pemerintah dalam menyambut wisatawan asing dengan baik. “Mari kita sambut 20 juta wisatawan itu dengan armada bus yang memiliki standar keselamatan,” kata dia. Ketua DPP Organda Bidang Angkutan Penumpang, Kurnia Lesani Adnan mengapresiasi langkah awal PTWI berkomitmen mendukung program keselamatan angkutan bus. Menurut dia, PTWI bisa membantu Organda menggerakkan pelaku-pelaku usaha yang ingin berbenah diri. “Saya tidak mengira PTWI ini solid dan berkomitmen untuk memperbaiki diri,” ujarnya.

Belakangan ini, kata pria yang akrab disapa Sani, banyak bermunculan bus-bus wisata baru. Ada yang sudah berbadan hukum seperti yang di atur dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan, ada yang belum berbadan hukum. Dia berharap, PTWI bisa menjadi mitra untuk menciptakan iklim usaha transportasi bus wisata yang lebih baik dan memiliki standar yang tinggi untuk keselamatan dan kenyamanan. Sekianlah informasi terkait dengan Operator Bus Wisata Siap Patuhi Standa KeselamatanSemoga bisa bermanfaat bagi kalian semua.